Reading

Kembangkan Skala Bisnismu dengan Tren Sosial Media di Tahun 2022 Ini!

01.02.2022 2 minutes to read

Demo

Beberapa tahun terakhir, sosial media sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia yang susah dipisahkan dan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan individu dalam berbagi sesuatu melainkan sudah menjadi media untuk memasarkan produk. Nah, dengan mengetahui tren sosial media yang diprediksi akan memberikan impact paling besar untuk bisnis online, Anda akan bisa mengimplementasikannya dan meningkatkan branding maupun skala bisnis Anda.

Dahulu, orang memasang iklan di koran, majalah, televisi, radio, dan billboard. Tapi saat ini berbagai brand entah itu brand berskala lokal hingga multinasional pun sudah mulai mengubah cara pandang mereka dan mulai melirik untuk beriklan di sosial media. Kenapa? Karena saat ini sosial media berkembang sangat pesat dan kebanyakan orang merupakan pengguna aktif sosial media.

Di antara berbagai platform media sosial yang berkembang seperti Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, manakah yang akan mengambil alih pasar di dunia digital marketing di tahun 2022? Menurut laporan dari Hootsuite Global Social Trend 2022, diprediksi sosial media yang hits ini akan mendominasi dunia industri di tahun 2022. Ini mungkin akan mengubah cara Anda dalam menjalankan strategi pemasaran Anda. Apakah itu?

TikTok Menjadi Marketing Tools Paling Berpengaruh?

Selama beberapa tahun terakhir, Instagram menduduki posisi teratas dalam dunia social marketing. Perkembangan Instagram sangat pesat dan menguntungkan. Tapi, saat ini zaman sudah berubah! Faktanya, pengguna TikTok sudah mencapai 1 miliar pada September 2021, naik 45% hanya dalam kurun waktu kurang dari setahun (pengguna TikTok pada Januari 2021 sebanyak 689 juta).

Perkembangannya sangat pesat dari tahun 2018 sampai 2020 sebanyak 1157%. Dan, hasil Google Search Trends menunjukkan bahwa TikTok mendominasi konten video pendek daripada Instagram.

Setahun terakhir, Google Trends menunjukkan permintaan pencariaan untuk TikTok mencapai 173%, namun permintaan untuk reels Instagram hanya tumbuh 22% dan penurunan permintaan Instagram Stories sebanyak 33%.

Namun demikian, pertumbuhan TikTok yang pesat ini bukan menjadi jaminan karena kebanyakan bisnis masih ragu-ragu untuk berinvestasi di sini. Hasil dari laporan Hootsuite Social Media Trends menyebutkan bahwa responden yang berencana meningkatkan investasinya di TikTok pada tahun depan hanya 35%.

Kebanyakan dari mereka masih melanjutkan investasi mereka ke jejaring Instagram dan Facebook. Tetapi, hasil survei tentang pilihan platform mana yang paling efektif untuk mencapai tujuan bisnis menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan pada TikTok, sedangkan Instagram dan Facebook mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh beberapa business tools yang sangat membantu yang dimiliki TikTok selama tahun 2020-2021 seperti profil bisnis, iklan, serta marketplace untuk para kreator.

Jadi, jika Anda belum mencoba TikTok untuk bisnis Anda, rekomendasi ini patut dicoba. Pertama, buat akun TikTok untuk brand bisnis Anda. Kedua, jelajahi TikTok dan temukan insight serta ide-ide yang sesuai dengan niche Anda. Ketiga, buatlah skema strategi dasar untuk memasarkan bisnismu di TikTok dan mulai implementasikan. Selamat mencoba!