Reading

6 Tren Web Design Ini Bikin Pengunjung Makin Betah Berselancar di Website Anda

10.06.2022 4 minutes to read

Demo

Dalam hitungan detik saja, pengunjung akan menilai website Anda. Apakah menarik perhatian mereka, atau mereka akan tetap berada di website Anda, atau apakah bahkan mereka langsung menutup kanal website Anda. First impression atau kesan pertama pada sebuah desain website ternyata memiliki peran sampai sebesar 94%. Wow!

Saat mendesain sebuah website, Anda harus memprioritaskan pengguna. Apa yang mereka inginkan, apa yang mereka butuhkan, dan bagaimana kesan pertama mereka terhadap website Anda. Tren web design yang dikonfirmasi Google menyebutkan bahwa kegunaan, kecepatan mengakses halaman, kemudahan untuk digunakan di browser smartphone, dan keamanan memiliki pengaruh besar bagi sebuah website.

Nah, jangan sampai kehilangan pengunjung dan potensi penjualan Anda karena desain website Anda yang kurang user friendly ya. Ikuti 6 tren web design di tahun 2022 berikut ini untuk membuat pengunjung semakin betah berlama-lama di website Anda, dan tentu saja membuat mereka semakin dekat dengan keputusan untuk membeli produk ataupun jasa yang Anda tawarkan di sana.

1. Fotografi Dengan Grafis

Kombinasi foto dengan ilustrasi adalah cara epic untuk membuat desain web yang stylish, modern, dan eye-catching. Tren ini sangat efektif untuk menarik kesan pertama pengunjung karena orang suka sekali hal-hal yang estetik dan cantik. Data survei menunjukkan bahwa 38% pengunjung akan meninggalkan website jika konten atau layout terlihat tidak menarik. Dan 66% pengunjung lebih memilih desain website yang bagus daripada yang polos. Tips pertama pakai foto atau ilustrasi yang menyatu sebagai gambar utama pada halaman utama. Ganti foto lama dengan gambar baru yang dikombinasikan dengan ilustrasi.

2. Huruf Tebal

Ini bukan hal yg baru dan telah digunakan brand besar sejak dulu seperti Apple, Twitter, dan Google. Kenapa banyak digunakan brand besar? Tren ini menunjukkan tampilan modern pada web tapi tergantung jenis huruf yang Anda pilih. Selain membuat tampilan bagus, tren ini membuat konten website Anda mudah untuk dilihat dan dibaca. Sebagian besar pengunjung menghabiskan 5.59 detik untuk membaca konten tulisan dan hanya membaca 20% tulisan di website, jadi sangat penting untuk memilih huruf yang mudah dibaca, tidak terlalu panjang. Tips di sini, buat halaman web Anda lebih menarik, mudah dibaca, dengan font berukuran besar dan tebal, dan tidak terlalu padat. Pilih informasi terpenting yang ingin Anda tampilkan agar tidak terlalu padat. Gunakan huruf tebal pada heading untuk menarik atensi pengunjung.

3. Hierarki Tampilan Visual

Web design membutuhkan serangkaian urutan pada tampilan halaman agar pengunjung tahu apa yang akan dilakukan dan apa yang perlu dicari di halaman web. Hierarki ini membuat konten lebih menarik karena ini akan mempengaruhi desain web Anda. 80% pengunjung menghabiskan waktunya melihat bagian kiri dari halaman web. Jadi, jika Anda ingin pengunjung website dapat menemukan informasi, pastikan untuk meletakkan informasi penting pada bagian kiri. Ada beberapa desain web standar, antara lain jadikan logo Anda mudah ditemukan, navigasi menu yang biasanya ada di bagian kiri atas, ukuran heading seharusnya lebih besar dari subheading sehingga heading perlu lebih besar dari teks paragraf, masukkan CTA (Call To Action), kontak informasi dapat ditemukan dengan mudah. Karena pengunjung akan melihat teks berukuran besar, maka pakai untuk informasi terpenting dan mudah dilihat serta pastikan seberapa luasa ruang yang diperlukan. Selanjutnya, pakai warna yang cerah atau mencolok untuk menarik atensi. Contohnya seperti paduan warna di halaman web Netflix.

4. Personalisasi dan Konten Lokal

Saat ini, pengunjung ingin sesuatu yang unik, personal, dikaitkan dengan pengalaman yang berhubungan langsung dengan mereka. Faktanya, 93% merek yang menggunakan personalisasi menghasilakan konversi. Bagaimana caranya? Pertama, berikan pilihan bahasa untuk pengunjung asing yang termasuk target market Anda. Kedua, sediakan metode pembayaran yang banyak dimiliki pada keranjang belanja, terutama jika konsumen Anda orang asing jadi perlu metode pembayaran tersedia untuk konsumen internasional. Ketiga, pakai promo diskon yang dibuat personalisasi sehingga konsumen merasa mendapatkan reward. Keempat, pakai cookies, geo-location, atau konten personal sebagai riwayat informasi pengunjung. Cara ini sangat efektif untuk menciptakan pengalaman personal pada web Anda. Penggunaan email signup dapat digunakan lebih personal dengan memakai nama pengunjung dan memberikan konten yang mereka sukai (dilihat dari riwayat kunjungan), lalu berikan diskon pada hari ulang tahunnya.

5. Mobile Commerce

Pada 2020, lalu lintas dari penggunaan smartphone meningkat tajam. Survei menunjukkan 45% konsumen melakukan belanja dari smartphone mereka sejak Maret 2020. Pastikan toko online Anda memiliki desain yang mobile friendly. Website yang responsif yang mudah diakses di smartphone dan bisa melakukan checkout secara mudah dan cepat akan lebih banyak disukai pengunjung. 57% pengunjung tidak menyukai desain mobile web yang tidak menarik dan rumit. Tips penting di sini, gunakan desain yang clean, simpel, dan mudah digunakan.

6. Percepat Load Speed

Faktanya, website Anda harus bisa diakses dalam 3 detik atau kurang. Menurut Google, kecepatan akses yang lama tidak disukai pengunjung. Jika website Anda butuh waktu lebih dari 3 detik untuk bisa diakses, maka lakukan cara ini. Pertama, kompres gambar yang digunakan di web. Kedua, lakukan uji kecepatan loading pada web Anda menggunakan alat gratis seperti pingdom atau Google PageSpeed Insight. Ketiga, lakukan cek pada hosting. Pastikan Anda menggunakan layanan hosting yang terpercaya dan dapat diandalkan. Keempat, gunakan smart content loading yang mendahulukan loading konten yang terlihat pertama kali lalu disusul konten setelahnya.

Sudah siap menerima pengunjung lebih banyak ke halaman website Anda? Baca juga artikel elemen penting untuk desain web berikut, dan coba ikuti tren di atas mulai dari sekarang!