Reading

Studi Terbaru Ungkap Perilaku Konsumen Online Selama Pandemi

10.09.2020 2 minutes to read

Demo

Lebih dari sepertiga (39%) konsumen secara global membeli dari merek baru selama karantina dan 88% dari mereka akan terus membeli dari merek tersebut di masa mendatang. Hal ini diungkapkan oleh studi baru yang dilakukan oleh Bazaarvoice Inc., sebuah penyedia ulasan produk dan konten buatan pengguna atau user generated content (UGC). Selain itu, beberapa perubahan perilaku konsumen online sebagai dampak pandemi Covid-19 juga cenderung akan berlanjut.

Pandemi telah memaksa konsumen untuk mengeksplorasi berbagai merek dan metode belanja alternatif, keluar dari zona nyaman mereka. Konsumen tradisional yang biasanya berbelanja secara offline kini harus mulai terbiasa untuk menggunakan e-commerce. Konsumen juga harus mulai mencoba produk atau merek baru karena ketersediaan produk menjadi langka.

Menurut studi ini, lebih dari setengah (51%) konsumen di Amerika Serikat membeli dari merek yang berbeda dari biasanya atau merek yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Bahkan, di antara para konsumen yang berusia di antara 35-44 tahun, 7 dari 10 konsumen ini telah mencoba produk baru selama pandemi.

Perubahan Perilaku Konsumen dan Bisnis

Dalam menghadapi pergeseran yang sangat cepat ke bisnis digital, maka baik bagi brand atau merek maupun bagi penjual , adalah sangat penting untuk mampu mengkomunikasikan bagaimana produk mereka bekerja dan menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi konsumen.

Menurut Suzin Wold, Senior VP of Marketing di Bazaarvoice, konsumen yang lebih muda adalah influencer paling kuat dan penggunaan media sosial mereka berperan besar dalam memungkinkan pelanggan untuk berbagi pengalaman terhadap merek-merek baru yang bermunculan ini. Dengan memanfaatkan pengaruh ini, dengan adanya sistem peringkat dan ulasan konsumen, maka ini adalah peluang besar bagi sebuah merek untuk menarik lebih banyak konsumen baru, penjualan produk, serta loyalitas pelanggan.

Media Sosial Sebagai Inspirasi Belanja

Tidak diragukan lagi bahwa telah terjadi perubahan perilaku konsumen yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan perubahan yang akan berdampak jangka panjang pada industri ritel. Para pengamat memprediksi bahwa saluran media sosial akan terus memainkan peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian bahkan setelah pandemi berakhir.

Terkait kebiasaan berbelanja yang terus berkembang di tengah pandemi, lebih dari setengah (51%) konsumen generasi milenial mengatakan bahwa mereka akan terus mencari rekomendasi dari media sosial, dan hampir separuh milenial (48%) akan terus menonton video unboxing dari influencer. Jelas bahwa konsumen telah mengembangkan kebiasaan baru dalam cara mereka mendapatkan informasi melalui saluran online dan media sosial.

Oleh kerena itu, penting bagi Anda sebagai pemilik bisnis dan merek untuk memastikan bahwa Anda telah mengikuti ke mana konsumen Anda pergi. Artinya, Anda perlu mengikuti perubahan perilaku konsumen ini. Pastikan Anda sediakan informasi yang lengkap di website atau toko online Anda. Selain itu, gunakan influencer dan media sosial untuk mempromosikan produk dan merek Anda. Dan jangan lupa, ciptakanlah pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen Anda untuk mendapatkan loyalitas mereka.