Reading

Naikkan Penjualan Online Hingga 2x Lipat dengan Mobile Commerce App

02.04.2021 2 minutes to read

Demo

Saat ini, teknologi seluler telah mengubah cara hidup kita. Ponsel pintar alias smartphone selalu dalam jangkauan tangan dan bisa dibilang gadget ini mendikte kebiasaan sehari-hari kita. Hasilnya, berkembanglah tren mobile commerce.

Perilaku pembelian konsumen telah berubah drastis selama beberapa tahun belakangan dan mobile commerce akan terus berkembang di masa depan.

Tahukah Anda bahwa mobile commerce diyakini akan menguasai 73% pangsa pasar e-commerce global pada tahun 2021, naik dari 59% dari tahun 2017. Selama enam bulan terakhir, 79% pengguna seluler melakukan pembelian online menggunakan perangkat seluler mereka.

Aplikasi Mobile Commerce yang Banyak Digunakan di Indonesia

Sesuai dengan namanya, mobile commerce adalah aplikasi–aplikasi e-commerce yang dapat diakses secara mobile, yaitu melalui smartphone. Nah, di Indonesia, ada beberapa jenis aplikasi mobile commerce yang paling banyak digunakan, di antaranya:

1. Mobile Payment App

Contoh dari aplikasi mobile commerce yang satu ini adalah m-banking atau mobile banking, yang merupakan layanan produk perbankan yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja . untuk melakukan berbagai jenis transaksi perbankan.

2. Online Travel App

Contoh dari aplikasi mobile commerce ini antara lain adalah Traveloka, Pegipegi, dan Tiket.com.

3. Marketplace

Dalam beberapa tahun terakhir, marketplace berkembang sangat pesat di kalangan e-commerce Indonesia. Salah satu daya tariknya adalah siapapun bisa menjual barang dan menjadi penjual, sekaligus bisa menjadi pembeli. Beberapa contoh mobile commerce berbasis marketplace yang paling populer adalah Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan sebagainya.

Selain contoh di atas, sebenarnya aplikasi mobile commerce masih sangat beragam. Namun,online shopping atau belanja online adalah tren dalam mobile commerce yang perlu kita antisipasi terutama di tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

Belanja Melalui Aplikasi Seluler atau Mobile Apps

Bukan rahasia lagi bahwa konsumen lebih menyukai menggunakan perangkat seluler mereka untuk membeli secara online. Meski kita sudah mengetahui bahwa mobile commerce atau m-commerce mendominasi pangsa pasar e-commerce global, namun ternyata cara konsumen dalam menggunakan perangkat seluler untuk berbelanja telah banyak berubah.

Pada 2019, 57% konsumen di Amerika Serikat menggunakan aplikasi ritel seluler untuk mempelajari lebih lanjut suatu produk. Daripada menggunakan browser Internet, lebih dari setengah pembeli di Amerika Serikat langsung menggunakan aplikasi seluler untuk mengakomodasi kebutuhan belanja mereka.

Meskipun Anda sudah memiliki website yang mobile friendly sekalipun, website e-commerce yang dioptimasi untuk perangkat seluler atau mobile ternyata tidak cukup untuk meraih sukses di sini. Jadi, 2021 akan menjadi tahunnya mobile shopping apps.

Survei menemukan bahwa 85% konsumen lebih memilih mobile app atau aplikasi seluler dibandingkan mobile web. Jadi, dengan membuat aplikasi untuk toko online Anda, maka Anda telah memberikan apa yang diinginkan oleh konsumen.

Tetapi tidak berhenti sampai di situ. Mobile commerce ternyata memiliki tingkat konversi yang lebih tinggi daripada mobile web. Bahkan, mobile commerce app memiliki conversion rate hingga 157% lebih banyak daripada mobile web. Ini artinya, tingkat penjualan dari mobile commerce app mencapai hampir 2 (dua) kali lipat dibandingkan dengan website saja.

Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah Anda tertarik untuk membuat aplikasi untuk e-commerce atau toko online Anda?