Reading

Bagaimana Kecepatan Halaman Bisa Mempengaruhi Tingkat Konversi?

29.11.2020 3 minutes to read

Demo

Tingkat konversi website adalah persentase pengguna yang melakukan tindakan yang diinginkan, dan ini terkait langsung dengan berapa banyak pendapatan yang dihasilkan oleh website tersebut. Nah, tingkat konversi ini dapat dipengaruhi oleh performa website. Contohnya, kecepatan halaman atau page speed, performa website yang satu ini punya dampak besar pada perilaku pengguna (user behavior) yang juga akan mempengaruhi tingkat konversi.

Dalam sebuah website, pengguna melakukan konversi ketika mereka mengambil tindakan yang diinginkan. Misalnya, pada halaman e-commerce yang menampilkan sepatu, pengguna melakukan konversi ketika mereka memutuskan untuk membeli barang tersebut dan mengklik tombol ‘beli’. Contoh lainnya yaitu pengguna mengisi dan mengirimkan contact form, menjawab pertanyaan survei, atau bahkan dengan hanya klik ke halaman berikutnya. Maka ini semua bisa menjadi konversi sesuai dengan tujuan masing-masing halaman.

Tingkat konversi (conversion rate) adalah persentase total pengunjung halaman web yang berkonversi. Jika 100 pengguna mengunjungi halaman yang mengiklankan sebuah produk, dan 2 pengguna benar-benar mengklik tombol ‘beli’, maka tingkat konversinya adalah 2%. Pengoptimalan tingkat konversi atau Conversion Rate Optimization (CRO) adalah praktik untuk mendorong angka ini setinggi mungkin. CRO merupakan proses yang berkelanjutan, karena kecuali tingkat konversi halaman adalah 100%, yang tentu saja ini sangat sulit atau bahkan tidak mungkin, maka itu selalu dapat dioptimalkan lebih lanjut.

Conversion Rate dan Page Traffic

Conversion rate atau tingkat konversi adalah pengukuran terpisah dari total traffic, atau jumlah pengunjung, ke suatu halaman. Jika tingkat konversi halaman menurun, jumlah total pengguna yang melakukan konversi akan turun meskipun traffic halaman tetap sama. Sebaliknya, jika traffic halaman tetap sama tetapi tingkat konversi meningkat, jumlah total konversi akan naik.

Bagaimana Kecepatan Sebuah Website Mempengaruhi Tingkat Konversi?

Performa website memiliki pengaruh yang besar dan terukur pada tingkat konversi. Berbagai penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa kecepatan halaman yang baik akan menghasilkan tingkat konversi yang lebih baik. Dengan kata lain, semakin cepat halaman web dimuat, semakin besar kemungkinan pengguna melakukan tindakan yang ditargetkan pada halaman web tersebut alias konversi.

Conversion Rate dan Page Load Time

Seberapa cepat halaman web dimuat? Menurut skilled.co, sebanyak 47% pelanggan mengharapkan halaman web dimuat dalam 2 detik atau kurang. Berikut ini adalah statistik mengenai kecepatan muat halaman dan tingkat konversi yang dilakukan oleh AI healthcare software company mPulse Mobile:

  • Halaman yang dimuat dalam 2,4 detik, tingkat konversi 1,9%
  • Halaman yang dimuat dalam 3,3 detik, tingkat konversi 1,5%
  • Halaman yang dimuat dalam 4,2 detik, tingkat konversi kurang dari 1%
  • Halaman yang dimuat dalam 5.7+ detik, tingkat konversi adalah 0.6%

Peningkatan konversi yang tampaknya kecil ini berdampak besar pada jumlah pendapatan yang dihasilkan oleh sebuat website. Misalnya sebuah e-commerce menghasilkan penjualan sebesar 100 juta rupiah per bulan, dan jika tingkat konversi meningkat 2% setelah waktu muat website-nya meningkat 1 detik lebih cepat, maka itu berarti peningkatan pendapatan sebesar 2 juta rupiah tiap bulannya.

Selain kecepatan halaman, tingkat konversi juga dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya, seperti desain website, copywriting, teks dan gambar pada halaman, dan sebagainya. Meskipun waktu muat halaman website Anda sudah cepat namun pengunjung tidak dapat memahami dengan baik informasi yang Anda tampilkan di website Anda atau Anda kurang dapat meyakinkan mereka untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan, maka tingkat konversi pun akan menjadi rendah. Untuk itu, selain mengoptimalkan kecepatan halaman, jangan abaikan pengoptimalan faktor lainnya.