Reading

Anda Akan Rugi Jika Melewatkan 3 Tren E-Commerce 2021 Ini

05.03.2021 3 minutes to read

Demo

Menurut pengamatan para pakar digital marketing, tahun 2020 telah mendorong e-commerce untuk berkembang 5 tahun lebih maju. Pandemi Covid-19 telah menciptakan pergeseran tren, perilaku berbelanja, dan masih banyak lagi perubahan dramatis lainnya di ranah bisnis digital, terutama e-commerce. Untuk itu, berikut ini adalah 3 tren e-commerce di tahun 2021 yang layak untuk mendapat perhatian Anda.

1. Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later)

Tren ini menjadi semakin populer selama beberapa tahun terakhir dan sekarang diadopsi lebih luas lagi daripada sebelumnya. Dengan semakin banyak bisnis berskala besar yang menerapkan metode ini dan semakin banyak pula pebisnis online lokal yang mulai turut mengadopsi metode pembayaran ini, maka tren ini diprediksi akan berlanjut hingga 2021, di mana ini bahkan dapat menjadi cara pembayaran preferensial.

Ada banyak keuntungan dari opsi pembayaran ini, baik bagi distributor, pemilik toko online, dan pelanggan. Mereka memungkinkan pelanggan untuk membagi biaya barang yang mungkin tidak mampu mereka beli di muka selama beberapa minggu atau bulan tergantung pada opsi pembayarannya. Ini juga dapat membantu meningkatkan penjualan karena kemudahan dan kenyamanan metode pembayaran yang ditawarkan.

2. Belanja Sosial

Dengan meningkatnya e-commerce secara masif pada tahun 2020, banyak perusahaan besar telah mengadaptasi strategi mereka dan beralih ke pasar e-commerce. Beberapa di antaranya adalah perusahaan teknologi besar seperti Instagram dan YouTube.

Instagram, yang dimiliki oleh Facebook, mengumumkan banyak fitur baru tahun ini untuk mendukung bisnis yang menggunakan platform mereka, termasuk stiker bisnis kecil untuk story, kartu hadiah untuk bisnis kecil, dan banyak lagi.

Instagram shopping adalah saluran utama bagi pemilik bisnis yang terus tumbuh dan berkembang di platform dan baru-baru ini memperluas fitur belanja mereka kepada para creator. Perusahaan induk Instagram, Facebook, juga memperkenalkan Facebook Shops sebelumnya, di mana Anda dapat membuat toko online di Facebook secara gratis. Ini juga berarti bahwa Anda selaku pemilik bisnis dapat terhubung dengan pelanggan melalui WhatsApp, Messenger, dan Instagram Direct untuk menjawab pertanyaan dan menawarkan bantuan.

Demikian pula, YouTube, yang dimiliki oleh Google, turut membuat gelombang di industri e-commerce dengan memperkenalkan iklan video di mana pengguna dapat membeli langsung di platformnya. Beberapa pihak menganggap ini adalah langkah untuk bersaing dengan raksasa e-commerce Amazon karena sebagian besar konsumen saat meriset produk akan menggunakan YouTube untuk melihat ulasan produk dan sebagainya.

Pergerakan yang dilakukan oleh perusahaan teknologi besar ini akan mengubah cara orang berbelanja online dan membantu mendukung belanja sosial. Konsumen akan dapat berbelanja langsung dari saluran media sosial mana pun tempat mereka mencari informasi tentang produk tersebut. Ini juga bagus untuk bisnis yang memanfaatkannya sebagai saluran penjualan lain untuk mengembangkan bisnis mereka. Jadi, jika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda dan menjangkau lebih banyak konsumen, Anda wajib memanfaatkan kesempatan belanja sosial alias social shopping ini melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Youtube.

3. Belanja Lokal

Tren besar di tahun 2020 karena pandemi Covid-19 adalah peningkatan popularitas untuk belanja lokal. Didukung oleh platform media sosial seperti Instagram yang membuat fitur-fitur baru dan stiker story untuk mendukung bisnis lokal, telah terjadi ledakan konsumen yang memang mencari produk di area lokal mereka.

Konsumen kini dapat melihat dampak langsung yang dapat mereka timbulkan dalam komunitas lokal mereka dan tren ini akan terus berlanjut hingga tahun 2021. Berbelanja secara lokal juga membantu meningkatkan nilai komunitas Anda. Menciptakan koneksi lokal juga dapat membantu meningkatkan engagement antara pemilik bisnis dan pembeli. Selain itu, salah satu value besar dari tren ini adalah membantu mendorong perekonomian lokal di daerah Anda mengingat banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi, maka penting juga untuk mendorong bisnis lokal agar dapat berkembang dengan memanfaatkan platform e-commerce dari media sosial.

Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah Anda siap menerapkan tren e-commerce 2021 ini untuk bisnis Anda mulai sekarang juga? Baca pula tren digital marketing pasca pandemi Covid-19. Selamat mencoba dan semoga sukses!