Reading

Agar Tidak Salah, Kenali Dulu 3 Tujuan Website Bisnis

19.01.2021 3 minutes to read

Demo

Meskipun saat ini semakin banyak pemilik bisnis yang menyadari akan pentingnya peran sebuah website bisnis, namun tak sedikit pula yang mengeluhkan kurang optimalnya performa website mereka. Hal ini sebenarnya berakar pada tujuan website bisnis Anda dibuat pada awalnya. Kenali dulu tujuan website bisnis yang dibuat.

Tujuan website bisnis dibuat belum tentu sama antara bisnis satu dengan yang lainnya. Tujuan yang berbeda ini bergantung pada target audiens serta produk dan layanan yang ditawarkan, yang ini nantinya berpengaruh pada jenis dan bentuk website itu sendiri.

Ketika berbicara mengenai website bisnis, maka menjangkau orang-orang dengan pesan dari brand Anda (brand message) dan memperkenalkan mereka sebagai pelanggan adalah kunci strategi pemasaran yang sukses.

Periklanan tradisional, seperti iklan cetak, televisi, dan radio, pernah menjadi satu-satunya cara untuk mendapatkan pelanggan baru. Namun saat ini, media sosial, periklanan digital, dan website adalah alat utama yang digunakan perusahaan untuk menyebarkan informasi dan penawaran yang diberikan oleh perusahaan mereka.

Sama seperti bagian mana pun dari strategi pemasaran, website bisnis harus memiliki tujuan yang jelas dan cara untuk mengukur keberhasilannya. Mengetahui bagaimana sebuah website akan cocok dengan keseluruhan strategi bisnis akan menginformasikan fungsionalitas apa yang akan dibutuhkannya, konten, pengaturannya, dan bagaimana tampilannya.

Nah, sebuah website bisnis dapat mengakomodasi sejumlah tujuan berbeda dalam membangun kesadaran merek atau brand awareness dan memperluas jangkauan pelanggan. Mari kita lihat beberapa sasaran dan tujuan website bisnis yang paling umum sebelum Anda memutuskan untuk membangun website bisnis Anda.

1. Lead Generation

Sebuah website bisa bertujuan untuk mengumpulkan pelanggan potensial atau lead generation. Mengirim email, promosi, undangan webinar, dan materi pemasaran lainnya adalah cara untuk lebih terhubung dengan pelanggan dengan tujuan untuk mengumpulkan pelanggan potensial.

Website bisnis dengan tujuan ini membutuhkan ajakan bertindak alias Call to Action untuk menghasilkan prospek baru dengan mengumpulkan alamat email dari pengunjung website mereka. Alamat email dikumpulkan dengan membawa pengunjung melalui serangkaian langkah yang membawa mereka ke formulir kontak atau dengan menempatkan formulir pendaftaran sederhana di area utama dalam halaman website.

Ini bisa dibilang tujuan paling populer dari sebuah website bisnis. Sasaran ini paling cocok untuk perusahaan yang ingin mendapatkan lebih banyak prospek penjualan melalui peningkatan kinerja pemasaran website mereka.

2. Brand Awareness

Tujuan website bisnis lainnya adalah untuk meningkatkan kesadaran merek atau brand awareness. Sebuah website akan memperkuat identitas dan keberadaan sebuah bisnis atau perusahaan. Website dengan tujuan ini harus mampu menyampaikan cerita di balik brand mereka, apa saja value mereka, dan bagaimana mereka berbeda dengan kompetitor mereka.

Untuk website ini, Anda harus menyertakan gambar, logo, tulisan, dan estetika desain yang mencerminkan identitas brand Anda untuk memberi kesan kuat kepada orang-orang tentang siapa Anda dan bisnis Anda.

Selain menempatkan gambar atau foto yang bagus, berkualitas, dan estestis, hero video adalah cara lain untuk menekankan identitas merek dan menarik pengunjung ke website Anda. Ini adalah video yang diletakkan sebagai bagian utama dalam sebuah halaman website yang bertujuan sebagai attention grabber untuk menarik perhatian pengunjung website. Dan tentu saja, video ini harus memberikan gambaran tentang brand Anda. Apa pun jenis bisnisnya, website harus mampu mengkomunikasikan nilai-nilai merek atau brand value dan menarik kepekaan target pelanggan mereka melalui estetika desainnya.

3. Customer Support

Saat Anda menunggu layanan pelanggan atau customer support di telepon, tidak peduli seberapa menarik musiknya, bisa menjadi ujian kesabaran yang nyata. Ya, saat menghubungi layanan pelanggan, kita tentu berharap menemukan informasi yang kita butuhkan dengan lengkap dalam waktu sesingkat mungkin. Dan jika kita tidak perlu berbicara dengan orang lain, semakin baik.

Nah, jika tujuan website bisnis Anda adalah sebagai layanan pelanggan, maka ini akan berbeda. Website Anda harus menyertakan informasi kontak dan berbagai media informasi seperti tutorial, panduan, video, artikel, dan konten lainnya untuk membantu pelanggan dalam memahami produk atau layanan bisnis Anda.

Konten tambahan, seperti panduan ukuran sepatu jika Anda menjual sepatu misalnya, maka ini membantu pelanggan dalam proses pembelian dengan memberi mereka apa yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan yang tepat. Memberikan bantuan dan panduan akan membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan pada suatu brand. Dan tentu saja, jika Anda menyediakan layanan pelanggan melalui telepon dan online chat, pastikan staf customer service Anda senantiasa siaga dan memberikan respon yang cepat dan tepat pada setiap pelanggan.

Jadi, apakah sekarang Anda sudah menentukan tujuan website bisnis Anda? Dan jika saat ini Anda sudah memiliki website untuk bisnis Anda, apakah itu sudah sesuai dengan tujuan awal Anda membangun website tersebut? Saatnya mereview kembali dan jadikan performa website bisnis Anda lebih baik dari sebelumnya.