Reading

9 Alasan Kenapa Website Anda Lambat Saat Dibuka

15.03.2020 4 minutes to read

Demo

Page speed atau kecepatan halaman/situs yang lambat akan berdampak negatif pada pengunjung Anda. Hal ini dapat menyebabkan masalah serius pada traffic sekaligus tingkat konversi dari situs Anda. Hmm, jadi apa sih yang menyebabkan page speed dari situs Anda lambat?

Sebenarnya, yang dilakukan sebuah situs untuk menghasilkan halaman interaktif yang termuat secara penuh (fully loaded) secara umum dapat dibagi menjadi dua area, yaitu load time (waktu memuat) front-end dan back-end. Keduanya sama-sama penting dan keduanya dapat memiliki dampak besar pada waktu total yang dibutuhkan untuk membuka situs Anda secara keseluruhan.

Jadi, jika Anda pernah bertanya-tanya “Mengapa situs saya lambat saat dibuka?”, maka 9 penyebab ini bisa menjadi sumber masalah Anda.

Kinerja Front-End

Kinerja atau performa front-end adalah waktu yang diperlukan pengguna untuk mengunduh halaman situs ke komputer mereka sendiri. Kebanyakan dari masalah ini ada di luar kendali Anda.

1. Kinerja Komputer

Jika komputer pengguna belum diperbarui dalam beberapa saat, maka kemungkinan akan ada masalah dengan kebanyakan situs yang ada saat ini. Kode dan data terus berubah, dan akan mengalami kesulitan membuat file yang lebih baru dengan teknologi sudah ketinggalan zaman jika komputer yang digunakan pengguna terlalu tua.

2. Kecepatan Koneksi Pengguna

Ini ditentukan oleh penyedia layanan internet ataupun dan paket data internet pengguna. Beberapa penyedia layanan internet memiliki waktu pemuatan halaman yang lebih cepat, jadi Anda bisa melakukan upgrade dalam hal ini untuk mendapatkan kualitas koneksi internet yang lebih baik.

Kinerja Back-End

Nah, jika penyebab masalah Anda adalah kinerja back-end situs Anda, itu berarti hanya Anda yang dapat memperbaikinya. Berikut adalah beberapa penyebab umum situs Anda mungkin perlu waktu lebih lama untuk membuat halaman dan mengirimkannya kepada pengguna untuk kemudian diunduh dan dilihat.

3. Kode Tidak Efisien

Situs web dibangun berdasarkan kode. Web developer yang baik tahu bahwa mereka hanya perlu memasukkan kode sebanyak yang dibutuhkan situs web Anda agar berfungsi dengan baik. Kode yang tidak efisien hanya akan memperlambat situs Anda, karena server harus mengerjakan lebih banyak data untuk mendapatkan informasi yang diperlukan untuk memuat halaman.

4. Peningkatan Traffic

Terkadang, jika jumlah traffic atau lalu lintas ke situs Anda tiba-tiba meningkat, hosting dan server Anda tidak akan dapat menangani banyak pengguna sekaligus. Itu bisa terjadi misalnya saat Anda me-launching sebuah kampanye marketing yang baru atau sejenisnya yang diarahkan ke situs Anda. Jadi, pastikan hosting dan server Anda siap untuk kemungkinan lonjakan traffic ini.

5. File Berukuran Besar

Gambar, flash, video, iklan, dan file lain dapat memperlambat situs web Anda jika tidak dioptimalkan untuk dilihat secara online. Hindari menggunakan gambar yang lebih besar atau ukuran resolusi lebih tinggi dari yang dibutuhkan. Semakin besar file yang Anda taruh di situs Anda, semakin lama server harus membuat halaman itu, dan semakin lama bagi pengguna untuk memuat halaman. Dan cobalah untuk menghindari file gambar dalam format TIFF dan BMP, karena mereka tidak dioptimalkan untuk penggunaan halaman web seperti file halnya JPEG atau PNG.

6. Plug-in Berlebihan

Dalam urusan kecepatan dari sebuah situs, ingat bahwa lebih sedikit itu lebih baik. Ya, karena penyebab umum lainnya dari waktu muat situs yang lambat adalah plug-in yang berlebihan. Ada begitu banyak opsi plug-in yang dapat diunduh, dan semuanya mengatakan bahwa Anda memerlukannya untuk meningkatkan fungsi di dalam situs Anda. Namun, terlalu banyak plug-in hanya akan membuatnya lebih sulit untuk memuat halaman dengan cepat. Jadi, Anda perlu menghapus plug-in jika tidak menyajikan hasil positif.

7. Terlalu Banyak Redirect

Meskipun redirect adalah cara yang sangat baik dalam banyak situasi ketika kita ingin mengarahkan pengunjung situs kita ke alamat website tertentu, namun ini memiliki kelemahan. Jika Anda menempatkan redirect, itu berarti bahwa pada dasarnya pengguna harus menunggu memuat halaman sebanyak dua kali. Jika Anda menggunakan terlalu banyak redirect, Anda menggandakan waktu muat untuk halaman-halaman itu.

8. Lokasi Server

Semakin jauh server Anda berada dari pengguna, semakin lama situs akan diunduh. Jadi, pilih lokasi server yang relatif dekat dengan basis pengguna Anda.

9. Kinerja Server

Untuk hasil paling optimal, Anda bisa memilih untuk menggunakan decicated server daripada dengan menggunakan shared server. Apa sih bedanya? Shared server atau server bersama berarti Anda berbagi server dengan beberapa situs dan bisa jadi Anda akan bersaing dengan traffic situs mereka. Sedangkan dedicated server akan memberikan Anda kecepatan halaman yang lebih cepat karena tidak ada persaingan di dalam server.

Sekarang, saatnya untuk menguji kecepatan situs web Anda. Setelah menerapkan perubahan dan perbaikan berdasarkan alasan-alasan umum di atas, Anda seharusnya dapat melihat peningkatan yang terukur dalam kecepatan situs web Anda. Selamat mencoba!