Reading

5 Tren Desain Web Terpopuler di Tahun 2020

24.03.2020 3 minutes to read

Demo

Tahukah Anda bahwa tren desain sesungguhnya merupakan reaksi atas perubahan teknologi dan budaya yang ada di sekitar kita? Nah, jika kita bicara tentang sebuah produk, maka Anda mungkin sudah bisa menyadari bahwa sang kreator dari produk tersebut mengikuti tren desain yang ada karena suatu alasan. Mereka umumnya akan menggabungkan lebih dari satu tren desain untuk menciptakan sebuah produk yang lebih fresh sekaligus diinginkan oleh target pasar mereka.

Jadi, kira-kira apa ya tren desain web yang akan populer di tahun 2020 ini? Dikutip dari TheNextWeb , berikut ini adalah beberapa tren desain web yang akan mendominasi di tahun 2020.

1. Text-Only Hero Areas

Hero area merupakan bagian dari website ketika pertama kali kita membuka sebuah situs. Area ini terkadang juga disebut dengan area “above the fold”. Lalu apa sih yang dimaksud dengan text-only pada hero area yang akan menjadi tren ini? Jika di tahun-tahun sebelumnya, hero area memuat berbagai elemen, maka text-only berarti hanya meletakkan teks dan menghilangkan gambar background pada area tersebut. Ini artinya tipografi memainkan peran yang sangat penting untuk menarik perhatian pengunjung website Anda.

Anda dapat melihat contoh tren ini di situs web The New York Times Food Festival (nytfoodfestival.com) di mana mereka memasangkan custom font dengan animasi untuk diletakkan pada header mereka.

2. Ilustrasi

Beberapa waktu belakangan ini salah satu tren desain web yang banyak berkembang adalah desain yang custom, detail, serta menambahkan ilustrasi ke dalamnya. Mengkombinasikan antara ilustrasi dengan sedikit animasi sangat membantu untuk menarik perhatian pengunjung dan dapat digunakan sebagai cara lain untuk berkomunikasi dengan mereka . Ilustrasi animasi sangat bagus sebagai tambahan untuk teks, dan seringkali lebih baik dalam menggambarkan dan berkomunikasi ketika digunakan sebagai fitur tambahan.

Situs seperti DottedSign (dottedsign.com) dan Fixate (fixate.it) menggunakan ilustrasi dengan sangat baik dan detail, tidak hanya di bagian hero area mereka tetapi di seluruh bagian situs, sehingga menjadi contoh yang sangat bagus untuk tren website yang satu ini.

3. Warna dan Tipografi Vintage

Alih-alih memberikan tampilan retro secara keseluruhan pada situs Anda, pada tahun 2020 ini salah satu trennya adalah hanya dengan mengkombinasikan antara nuansa retro tersebut dengan gaya modern. Nah, salah satu yang paling banyak digunakan dari inspirasi desain ini adalah dengan menggunakan warna dan/atau tipografi dengan tema vintage sebagai cara untuk menyampaikan nuansa ini.

Sebagai contoh untuk tren ini adalah situs Typewolf (typewolf.com). Mereka menggunakan tipografi dan warna vintage untuk memengaruhi desain dari situs mereka sambil tetap terlihat modern dan estetis. Jadi, mereka dapat memberikan nuansa vintage namun tidak ketinggalan zaman.

4. Hitam Putih

Tahun lalu tema monokromatik memang telah menjadi tren, namun di tahun 2020 ini Anda akan melihat semakin banyak desain web yang tanpa warna alias hanya menggunakan warna hitam dan putih saja. Well, anggap saja tren ini sebagai monokromatik yang minimalis.

Nah, situs Cahn Wilson (cahnwilson.com) adalah contoh yang bagus dari estetika desain tanpa warna. Desain mereka berfokus pada hitam dan putih dengan gambar-gambar grayscale, serta tetap terlihat clean dan modern.

5. Grid dan Card

Sebagian besar situs web didesain dengan menggunakan sistem grid yang tidak terlihat . Ini membantu menjaga elemen-elemen desain Anda tetap rapi dan terorganisir. Namun, pada tahun 2020 ini kita harus mengantisipasi untuk melihat bagaimana grid ini menjadi lebih dominan secara visual dan digunakan sebagai estetika desain yang utama, yang jelas terinspirasi oleh tren desain “card” yang populer.

Seperti apa contohnya? Anda bisa lihat situs Frames for Future (framesforfuture.tv) adalah contoh yang bagus dalam mengaplikasikan grid sebagai desain daripada sekadar alat untuk membantu proses desain. Anda bisa lihat secara jelas bahwa konten dari situs tersebut diatur dalam format grid.

Beberapa tren desain web di atas mungkin sudah familiar atau mungkin sebagian lagi benar-benar terasa baru. Tapi, jangan buru-buru menerapkan semua tren itu dalam desain Anda. Tidak peduli seberapa mengesankan tren itu, Anda harus ingat bahwa desain Anda harus membantu pengunjung mencapai tujuan mereka yaitu dengan memberikan user experience serta usability yang lebih baik.