Reading

4 Aspek Penting dalam Desain Digital

15.05.2020 3 minutes to read

Demo

Ketika berbicara tentang desain grafis, memilih elemen yang akan digunakan adalah pilihan yang tidak bisa dibuat secara sembarangan. Dengan eksekusi yang tepat, berbagai aspek desain dapat sangat memengaruhi proses pengambilan keputusan konsumen, di mana mereka akan memutuskan akan membeli produk Anda atau tidak.

Sekilas, desain digital dan desain cetak mungkin tampak seolah-olah sangat mirip. Namun, ada beberapa perbedaan penting yang perlu diingat ketika Anda membuat sebuah desain untuk keperluan digital. Desain digital merupakan proses memetakan tampilan dan nuansa dari konten yang disajikan dan berinteraksi dengan konsumen melalui layar komputer, tablet, atau ponsel.

Sebenarnya, prinsip desain digital sama dengan yang diimplementasikan pada desain cetak. Namun, yang menjadi poin penting di sini adalah Anda harus memikirkan audiens Anda dan bagaimana cara menerapkan prinsip desain ini dengan cara yang berbeda agar memberikan impresi yang bagus di mata audiens Anda.

Beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan ketika Anda membuat desain untuk keperluan digital yaitu:

1. Warna dan Kontras

Warna akan sangat berbeda dalam desain cetak dan digital. Dan alasan utama untuk itu adalah karena sebagian besar perangkat digital yang kita lihat desainnya memiliki pencahayaan belakang atau backlighting. Permukaan back lit ini secara instan membuat warna menjadi lebih hidup dan juga dapat mengubah kontras antar warna yang akan membuatnya lebih mudah dibaca atau bisa jadi malah sulit dibaca.

Kontras merupakan hal yang sangat indah dan terjadi ketika ada perbedaan antara 2 elemen desain yang berlawanan. Jenis kontras yang paling umum dibuat dengan menggunakan Warna (gelap melawan terang atau sebaliknya), Tipografi (Serif melawan San-serif atau Bold melawan Regular), dan Ukuran (besar melawan kecil atau sebaliknya). Kontras akan menarik perhatian audiens terhadap elemen-elemen kunci dari desain Anda dan memastikan setiap bagian terlihat/visible dan terbaca.

2. Tipografi dan Visibilitas

Saat mengaplikasikan tipografi untuk desain digital, sama seperti semua bentuk keterbacaan dan visibilitas desain lainnya sangat penting. Jika audiens Anda sulit membaca dan melihat desain Anda dari awal, mereka akan menyerah dan beralih ke yang lain. Untuk itu, hindari font yang tipis pada desain digital Anda karena dapat benar-benar membuat mata audiens Anda bekerja keras untuk membacanya. Dan jangan lupa, batasi jumlah font yang digunakan dan pasangkan font yang saling melengkapi.

Dengan menjaga desain Anda tetap sederhana, Anda dapat membuat desain yang modern dan clean, yang pada dasarnya justru dapat membuatnya menonjol. Gunakan warna, kontras, dan tipografi untuk menyampaikan pesan Anda. Selain itu, pastikan Anda konsisten dalam menerapkan hal tersebut karena semakin mudah audiens melihat pesan dalam desain Anda, semakin besar kemungkinan mereka untuk mengingatnya dan tentu ini akan menarik mereka untuk membeli produk Anda.

3. Keseimbangan

Keseimbangan atau balance menyediakan stabilitas dan struktur pada keseluruhan desain Anda. Bentuk, text box, dan gambar adalah semua elemen yang membentuk desain Anda. Penting untuk memahami bobot visual yang dimiliki setiap elemen desain, namun ini tidak berarti bahwa semua elemen harus berukuran sama atau terdistribusi secara merata. Keseimbangan tidak berarti selalu simetris.

Keseimbangan simetris adalah ketika elemen dibagi secara merata di kedua sisi desain sedangkan Anda juga dapat membuat desain yang asimetris di mana keseimbangan tetap dapat dicapai dengan skala, kontras, dan warna yang tepat untuk membuat desain Anda terlihat natural dan mengalir.

4. Negative Space

Ruang negatif atau negative space pada dasarnya adalah area di antara atau di sekitar elemen desain yang dibiarkan kosong. Jika digunakan secara kreatif dan efektif, ruang ini dapat membuat bentuk dan meningkatkan elemen penting dalam desain Anda. Aspek ini sangat penting dalam desain digital karena dapat memberikan buffer atau penyangga pada desain Anda dari segala sesuatu di sekitarnya, terutama dalam desain dari sebuah halaman website, di mana ruang negatif ini justru memberikan nilai estetika tersendiri.

Menggabungkan aspek-aspek di atas dengan baik dan seimbang akan membuat desain Anda terlihat lebih indah sekaligus mudah dibaca oleh audiens. Dengan memberikan perhatian pada aspek-aspek desain ini akan membantu menarik perhatian audiens dan konsumen potensial Anda.